Workshop Agroforestry: Tumpang Sari Kopi di Kebun Sawit pada Kelompok Tani di Desa Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Riau
DOI:
https://doi.org/10.33005/agrisevika.v3i1.35Keywords:
Diversidikasi, Agroforestri, LiberikaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya diversifikasi usaha tani dan tingginya ketergantungan petani Desa Tanjung Kuras terhadap komoditas sawit yang rentan akan fluktuasi harga dan penurunan pendapatan. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan sistem agroforestri berkelanjutan yang adaptif pada lahan gambut melalui integrasi budidaya kopi Liberika sebagai tanaman sela yang berpotensi meningkatkan pendapatan alternatif. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi teknis, serta praktik lapangan terkait teknik budidaya, pengelolaan hama dan penyakit, penanganan pascapanen, serta tata niaga dan pengembangan UMKM kopi. Hasil kegiatan menunjukkan perkembangan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam teknik penanaman, identifikasi dini OPT, dan pemahaman nilai tambah produk kopi melalui hilirisasi. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya inisiatif petani untuk mengembangkan kelompok tani, memperkuat jejaring kemitraan desa, serta membuka peluang pengembangan model agroforestri yang produktif dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat serta menjadi dasar penting bagi pendampingan lanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Enriski Efrata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






