Penghijauan Sekolah melalui Vertikultur Botol Bekas dan Penanaman Trembesi sebagai Edukasi Lingkungan di SDN Bendungan, Jombang
DOI:
https://doi.org/10.33005/agrisevika.v3i1.28Keywords:
Partisipasi siswa, Ekonomi sirkular, SDGs, Kesadaran ekologisAbstract
Program penghijauan berbasis vertikultur dan penanaman trembesi dilaksanakan di SDN Bendungan, Kabupaten Jombang, sebagai bentuk implementasi pendidikan lingkungan hidup berbasis aksi nyata. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, sehat, dan edukatif sekaligus meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pengisian kuesioner, dan praktik langsung pembuatan instalasi vertikultur menggunakan botol bekas serta penanaman pohon trembesi (Samanea saman). Sasaran kegiatan adalah siswa kelas 1 hingga 6 dengan pendampingan guru dan tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa. Berdasarkan hasil kuesioner, seluruh peserta menyatakan memperoleh pengetahuan baru mengenai vertikultur dan pemanfaatan limbah plastik sebagai media tanam. Selain itu, kegiatan ini mendukung prinsip ekonomi sirkular dan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan poin 15 (Ekosistem Darat). Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui praktik vertikultur efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan membentuk karakter peduli lingkungan di lingkungan sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rika Miftakhul Jannah, Arga Dwi Indrawan, Makhziah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






